Jemaat GPIB "SAWANGAN"

 
Dilembagakan pada 13 Maret 1988 menjadi Jemaat Mandiri yang ke-184
 

Mengambil nama lokasi keberadaannya "SAWANGAN" agar dekat dengan masyarakat sekitar dalam kerangka Gereja dan Masyarakat. Selain itu Sawangan juga berarti Gotong Royong, tolong menolong di dalam kebersamaan.

Kita menyaksikan bagaimana Allah menata karyaNya, memelihara dan menuntun sehingga rencanaNya berlangsung dengan lembut tapi pasti dan tegas menembus kekelaman dunia ini.

Tantangan dan Hambatan diubah menjadi Kesempatan dan Berkat yang nyata sehingga Persekutuan umat Kristen khususnya Jemaat GPIB "Sawangan" tetap kokoh berdiri dan menyaksikan Karya-karya Allah yang Besar dan Ajaib.

Disadur dari halaman 11, Buku "Bersama Tuhan Menata KaryaNya"

 

Dasar dan Motivasi

Batu Penjuru yaitu Yesus Kristus sebagai dasar bangunan jemaat:

"Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah Rohani,"
(1 Petrus 2 : 4 - 5a)

Alkitab memang berkata bahwa gereja adalah bangunan, tetapi bukan sembarang bangunan. Gereja adalah bangunan rohani dan batu yang digunakan untuk membangunnya adalah batu yang "hidup". laki-laki dan perempuan yang diaduk dengan "semen iman" kepada Tuhan Yesus Kristus, batu penjuru yang menopang seluruh bangunan itu seutuhnya.

Gereja akan hidup dan berbuah apabila orang-orang Kristen yang berjiwa rohaniah bergabung ke dalamnya dengan semangat Kasih dan Pelayanan. Tidak ada organisasi/persekutuan Gerejawi yang sempurna, tapi hal itu tak kunjung dapat diperbaiki apabila orang-orang Kristen yang berjiwa rohaniah meninggalkannya.

Disadur dari halaman 1, Buku "Bersama Tuhan Menata KaryaNya"

 

 

Pentakosta, Roh Kudus Menyapa Bangsa-Bangsa
Kisah Rasul 2: 1-21; Yohanes 15: 26-27; 16: 4-15


 

     “Kami tidak takut”, demikian respon kita, setelah 2 (dua) minggu ini berita tentang terorisme mengguncang negara kita. Kita sempat “speechless” (tak bisa bicara karena “tercengangcengang/ terheran-heran”) dengan aksi terorisme yang tega mengorbankan anak-anak mereka sendiri). Kita juga “marah” karena banyaknya korban berjatuhan, tetapi kita juga “sedih” karena terorisme ternyata sudah makin luas jaringannya di sebagian tanah air kita, menanamkan benih-benih kebencian dan permusuhan antar sesama manusia. Menurut informasi, ada banyak kelompok pembuat onar dan kebencian semacam ini di dunia ini, bagai virus jahat yang terus menular dan menimbulkan korban dimana-mana.

     Namun kita “tidak takut!”, karena ada Allah Roh Kudus yang selalu hadir dan berjuang di tengah-tengah kita untuk melakukan kebaikan dan perbaikan, untuk tetap mempersatukan umat manusia, untuk tetap menanamkan dan menjaga cinta kasih di antara umat manusia. Allah berjuang agar kebenaran, keadilan dan cinta kasih menang dalam kehidupan sehari-hari, juga mengingatkan manusia akan dosa, kebenaran dan penghakiman (Yohanes 15: 8-11).

     “Pengharapan dan keberanian” kita kuat, karena peran Allah Roh Kudus yang begitu besar bagi kehidupan umat manusia yang tenang, damai, bersatu dan saling mengasihi, misalnya:

  • Kisah Rasul 2: 1-21 Allah Roh Kudus hadir dalam persekutuan orang percaya, dan membuat mereka “penuh dengan Roh Kudus”, dan dapat bersaksi akan perbuatan Allah yang begitu dahsyat bagi dunia ini. Hebatnya, kesaksian itu disampaikan dalam berbagai bahasabahasa asing yang tiba-tiba saja dapat dimengerti para pendengar dari berbagai bahasa suku/bangsa, masing-masing mendengar tentang perbuatan Allah yang besar dalam bahasanya sendiri. Di sini kita melihat peran Allah Roh Kudus yang menyatukan, yang mengatasi hambatan bahasa di antara suku/bangsa. Dengan mengatasi hambatan komunikasi, maka umat manusia dapat bersama-sama terlibat langsung dalam pekerjaan-pekerjaan Allah untuk menyelamatkan dunia, untuk kehidupan yang lebih baik.
  • Yohanes 15: 7-11 Allah Roh Kudus, Roh Penghibur, akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman, sehingga manusia dipimpin pada seluruh kebenaran.
  • Kisah 2: 17-18 Nabi Yoel menubuatkan bahwa semua orang tanpa kecuali (tua/muda juga anak-anak, laki-laki maupun perempuan, apapun status sosialnya baik tuan maupun hamba) semuanya akan dipakai Allah Roh Kudus untuk melaksanakan tugas menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman, agar kehidupan di dunia semakin baik dan benar!

     Kini kita tercengang-cengang dan terheran-heran dengan Tuhan Yesus, yang sudah memahami apa yang akan kita butuhkan hari-hari ini. Kita butuh Penghibur, Pemersatu, Pengajar kebenaran dalam keseharian kebersamaan kita, maka Tuhan Yesus mengatakan “lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi… jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia (Roh Kudus) kepadamu” (Yohanes 16:7). Artinya Allah Tritunggal sudah sangat tahu apa yang kita butuhkan untuk dunia yang lebih baik, kini saatnya kita terlibat langsung dalam pekerjaan-pekerjaan besar Allah tersebut. Maukah kita dipakai Allah untuk membawa kabar baik bagi dunia? Allah Roh Kudus menyertai kita, karena itu kita “Tidak Takut” ikut membangun dunia yang komunikatif, damai dan sejahtera, serta saling menerima dan mengasihi diantara sesama umat manusia di dunia!

Pdt. Paulus Lee


 
 

SIARAN RADIO GPIB


Salam Sejahtera.

GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.

 

Tema 5 tahun 2016 - 2021

"Mengembangkan Sumber Daya Gereja untuk meningkatkan Pelayanan dan Kesaksian yang mendatangkan Damai Sejahtera di tengah dan bersama Masyarakat"
(Lukas 1:79)
 

Tema tahun 2018 - 2019

"Membangun Spritualitas Damai yang Menciptakan Pendamai"
(Yakobus 3 : 13-18)
 

Alamat Surat Menyurat


Jl.ARCO Raya No. 30 Kompleks ARCO Sawangan
Duren Seribu, Depok, Indonesia 16518
Telpon: +62 251 8611290 atau +62 21 98268565
e-Mail: gpib.sawangan@yahoo.com
 
 
 

 
Kawasan Tanpa Rokok
 

 
Flag Counter
 
 
 
Kotak Pemberitahuan


GPIB "SAWANGAN" mengharapkan uluran tangan dari para Pendoa dan Pendonor agar dapat merenovasi gedung gereja.
Biaya yang dibutuhkan sebesar:
Rp. 5.990.394.000,-
Dana dapat ditransfer ke:
Bank Mandiri KCP Sawangan Sari Plaza, Bojongsari, DEPOK NO.REKENING : 157000412129.
Atas Nama:
Panitia Pembangunan GPIB Sawangan.


Klik di sini untuk mendapatkan proposal pembangunan


Klik di sini untuk mendapatkan sampul depan proposal